Pengabdi Setan Merupakan salah satu remake filam tahun 1980 yaitu Pengabdi Setan 1980 yang kini tengah menjadi buah bibir masyarkat di Indonesia. Film ini dianggap film horor telaris tahun ini karena ditonton lebih dari 2 juta orang dalam sepekan saja, bagiamana ceritanya.. simak selengkapnya dibawah ini:
Rumah Belajar Cemerlang
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rumah Belajar Cemerlang
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rumah Belajar Cemerlang
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rumah Belajar Cemerlang
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rumah Belajar Cemerlang
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Friday, 20 October 2017
PENGABDI SETAN 2017 - Sinopsis Lengkap Pengabdi Setan 2017 | Tara Basro, Dimas Aditya, Ayu Laksmi - YouTube
Pengabdi Setan Merupakan salah satu remake filam tahun 1980 yaitu Pengabdi Setan 1980 yang kini tengah menjadi buah bibir masyarkat di Indonesia. Film ini dianggap film horor telaris tahun ini karena ditonton lebih dari 2 juta orang dalam sepekan saja, bagiamana ceritanya.. simak selengkapnya dibawah ini:
Friday, 13 October 2017
Payung Teduh - TOP 5 Lagu Payung Teduh Paling Hits dan Fenomenal
Don't forget Like, Coment, Share And Subcribe Song By Payung Teduh
TOP 5 Lagu Payung Teduh Paling Hits dan Fenomenal
1. Akad
2. Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan
3. Resah
4. Menuju Senja
5. Angin Pujaan Hujan
#Sinausyukur
#payungteduh
#akad
#UntukPerempuanYangSedangDalamPelukan
#Resah
#Menujusenja
#Anginpujaanhujan
#lagujazz
#laguindie
#lagujazzindie
Tuesday, 3 October 2017
Ingin Ruangan yang Nyaman dan Hemat Energi? AC Daikin Solusinya
![]() |
| Sumber: http://www.daikin.co.id/ |
Nah, berbicara suasana yang nyaman dan sejuk setiap saat, pasti ini semua tidak terlepas dari peranan sebuah benda ajaib atau yang sering saya sebut MAGIC THE WIND, yups betul sekali namanya Air Conditioner atau lebih dikenal dengan AC.
![]() |
| sumber: http://www.daikin.co.id/ |
![]() |
| sumber: http://www.daikin.co.id/ |
![]() |
| sumber: http://www.daikin.co.id/ |
![]() |
| sumber: http://www.daikin.co.id/ |
Air Purifier
![]() |
| sumber: http://www.daikin.co.id/ |
Saturday, 9 September 2017
Dijuluki "Bola" Karena Gendut Saat SMA, Kini Jadi Dokter Muda Yang Cantik dan Sukses
![]() |
| Gambar Ilustrasi |
Di tempat tinggalku dulu sewaktu sekolah aku cukup dikenal baik oleh tetangga dan ibu-ibu komplek sebagai anak yang cukup pintar. Bersyukur, karena aku dapat masuk ke sekolah terfavorit di kotaku, bahkan dapat berkuliah di salah satu PTN terbaik Indonesia di luar pulau tempatku tinggal. Sebuah kebanggan tersendiri untuk anak kampung sepertiku.
Aku kadang memiliki beberapa teori yang sedikit “nyeleneh” dalam hidupku dan salah satunya adalah teori di mana otak berbanding terbalik dengan wajah, termasuk badan. Aku kadang menemukan beberapa perempuan yang cantik dengan bentuk badan seperti model sekaligus memiliki otak yang cemerlang, namun itu sangat amat jarang dan sedikit kutemukan. Entahlah. Mungkin memang hanya teori sederhanaku saja.
Sejak kecil aku terbiasa hidup sederhana ala kadarnya. Ayah ibuku bukan pegawai negeri yang memiliki gaji bulanan yang tetap. Bisa dibilang ayah hanya pekerja kasar di pelabuhan satu-satunya di kotaku. Aku terbiasa untuk selalu menghabiskan makan tanpa sisa, karena aku tahu betapa sulitnya ayah dan ibu untuk mendapatkan makanan untukku dan adikku. Aku terbiasa untuk makan dengan nasi dan merasa belum makan serta belum kenyang seutuhnya jika tidak makan dengan nasi. Sebuah teori “nyeleneh” lain dalam hidupku.
Ketika sekolah, aku tak pernah mempermasalahkan baju seragamku yang kusam atau kaus kakiku yang bolong, dan tasku yang selalu ketinggalan zaman dari teman-teman lainnya. Ya, bersekolah di sekolah favorit dan terbaik memang membanggakan tapi terkadang harus kuakui dalam beberapa hal aku merasa minder dan kurang percaya diri dengan teman lainnya. Aku memang cukup pintar, namun bila aku berdiri disandingkan dengan temanku yang lain maka fisik kami akan terlihat berlawanan seperti majikan dan pembantu.
Wajahku kusam, jerawatan, kulit hitam, dan badan gendut. Di sekolah terbaik dan terfavorit yang rata-rata muridnya adalah orang-orang kaya kelas menengah ke atas dengan fisik yang nyari sempurna, mana ada orang yang mau berteman denganku, pikirku sewaktu awal masuk sekolah dulu. Namun untungnya aku memiliki selera humor yang amat bagus. Itulah daya tarikku untuk memiliki banyak teman. Tapi untuk teman lelaki yang dekat atau pacar? Jangan ditanya. Takkan ada yang mau mendekati diriku.
Aku tak bersedih karena hal itu, toh cukup mengagumi kakak kelas dari kejauhan sudah cukup bagiku. Kebahagiaan tersendiri bagi wanita gendut dan jelek sepertiku di waktu dulu. Bagiku teman lebih berharga daripada pacar dan aku merasa teman lebih membuatku bahagia.
Aku manusia yang punya perasaan, bukan barang atau benda mati. Dan aku juga manusia hidup yang tak bisa disamakan dengan benda mati seperti bola. Mungkin aku yang berpikiran berlebihan, tapi itu adalah salah satu pemicu yang membuatku untuk memutuskan selepas SMA aku harus keluar dari zona hidupku selama ini. Aku tidak ingin berada satu jenjang akademis dengan mereka-mereka yang pernah dan selalu menyebutku begitu. Itulah pemicu semangat belajarku untuk terus belajar dan bisa berhasil masuk kuliah terbaik di luar pulau tempatku tinggal. Aku bosan dan muak melihat wajah-wajah mereka jika aku satu tempat kuliah atau satu tempat kerja dengan mereka, walaupun aku tahu kotaku cukup besar dan memiliki beberapa kabupaten, tapi tetap saja tekadku bulat untuk berkuliah di luar pulau dan membuktikan kepada mereka kalau aku bisa lebih baik dari mereka.Aku memang tidak pernah dibully secara kasar oleh temanku sewaktu sekolah dulu. Namun, pernah ada hal yang menyakitkan dan membuatku selalu teringat. Dulu, aku sering dipanggil bola. Selalu saat pelajaran olahraga atau ada hal lain yang berhubungan dengan bola, namaku pasti akan disebut. Entah seperti saat aku mengambil bola aku disebut bola ambil bola, atau saat aku lewat di depan temanku aku dipanggil bola menggelinding serta bercanda akan ada gempa dengan tawa yang sangat terbahak-bahak. Mungkin itu candaan yang biasa, tapi dengan senyum yang kupaksakan saat itu jujur hatiku sakit.
Dimulai saat itu aku semakin serius belajar dan tak pernah terbersit keinginan untuk mengejek atau memarahi bahkan memusuhi mereka. Bagiku, pembalasanku terhadap mereka adalah ketika mereka merasa aku lebih baik dari mereka hingga mereka tak akan pernah mengejekku lagi. Jujur, saat itu aku tidak memiliki pemikiran untuk memiliki wajah yang bersih, mulus putih cantik serta badan yang kurus langsing. Aku tidak memiliki cukup uang untuk perawatan wajah, pergi ke klinik kecantikan, atau membeli perlengkapan kecantikan lainnya.
Uang yang kumiliki selalu aku simpan untuk biaya sekolahku dan adikku serta bekal kuliahku nanti, karena aku tahu ayah dan ibuku pasti tak akan sanggup membiayai kuliahku nanti jika aku tak memiliki uang sendiri. Aku juga tidak bisa selalu memakan makanan sehat seperti sayur dan buah setiap hari, karena ibuku hanya memiliki sedikit uang untuk makan kami sekeluarga yang mana hanya cukup untuk nasi dan satu lauk makan.
Aku kadang berpikir dan menyesali kenapa aku terlahir dari keluarga biasa, kenapa aku memiliki wajah yang jelek, mengapa aku memiliki badan yang gendut. Namun, ketika aku pulang berada di rumah, berkumpul bersama ayah, ibu dan adikku serta melihat mereka begitu sayang padaku, mereka selalu membuatku merasa hangat dan bahagia seutuhnya. Keluargaku tak pernah sedikitpun mengatakan aku jelek, hitam, atau gendut. Ibuku selalu berkata aku cantik dan selalu menyuruhku makan setiap aku lapar saat aku ada di rumah. Ayahku tak pernah berkata aku hitam, karena beliau bilang kulit beliau lebih hitam legam dan kasar dibanding dengan kulitku. Dan adikku selalu mengatakan ia bangga memiliki kakak sepertiku.
Sebuah kebanggaan bagiku ketika aku dapat berkuliah di salah satu Fakultas Kedokteran PTN terbaik di pulau Jawa dan sangat membanggakan bahwa ayah ibuku selalu berkata ke tetangga bahwa aku kuliah kedokteran dengan beasiswa. Tak mudah memang berpisah dan merantau ke pulau lain yang belum pernah kukenal sebelumnya. Tapi ternyata aku mencintai kota tempat tinggalku ini sekarang.
Seiring waktu kuliah aku bahkan tak menyadari bahwa berat badanku turun perlahan. Aku tak menyadari bahwa kegiatan kuliah, organisasi, dan hal lain di kampus membuat berat badanku turun secara perlahan. Aku tidak pernah merasa stres, aku selalu menikmati saat kuliah dan kegiatan lainnya. Aku bahkan tidak menghilangkan jadwal makanku 2 sampai 3 kali dalam sehari. Entahlah, yang jelas aku merasa sehat dan badanku baik-baik saja. Bahkan keluargaku pun sempat berpikir aku stres atau sakit dan terbebani dengan kuliahku. Tapi bahkan diriku sendiri saja tidak tahu mengapa hal ini terjadi.
Maka untuk perempuan dan orang-orang di luar sana, fisik bukanlah sesuatu yang layak untuk dijadikan bahan ejekan atau candaan. Kecantikan fisik memang penting, namun kecantikan hati jauh lebih penting dan berguna dalam hidup yang sesungguhnya. Bagaimanapun bentuk badan atau wajah dan fisikmu, yakinlah selalu bahwa dirimu cantik apa adanya dan selalu percaya banyak orang yang menyayangi dirimu tanpa kau ketahui.Jalan takdir Tuhan memang sangat menakjubkan. Seorang anak gendut, hitam, jelek dari kampung dengan ayah kuli pelabuhan bisa menjadi seorang dokter spesialis. Inilah bentuk pembalasanku terhadap orang-orang yang pernah mengejekku dulu. Hidup mungkin terasa tak adil. Namun, selalu ada alasan mengapa Tuhan memberi cobaan yang menurut kita sulit. Aku percaya selalu ada hikmah di balik musibah, selalu ada pelangi selepas hujan badai.
Sumber selengkapnya: https://www.vemale.com/lentera/107483-waktu-sma-bertubuh-gendut-dan-dijuluki-bola-kini-jadi-dokter-yang-sukses.html
Friday, 8 September 2017
Kamu Marah, Kecewa Dan Terluka, Balas Dendamlah Dengan Cara Menjadikan Dirimu Lebih Baik
Diluar sana sudah pasti ada banyak orang yang menyukaimu dan
yang tidak. Meski kau berbuat baik belum tentu kau akan diperlakukan dengan
baik. Namun jangan sampai mengikuti arus yang hanya akan menjadikanmu lebih
buruk.Balas Dendam Terbaik Adalah Dengan Menjadikan Dirimu Lebih Baik Lagi Dari Sebelumnya
Jika Ada Yang Membuatmu Marah, Tak Perlu Balas Dendam Dengan Cara Memarahinya
Saat Dikecewain Jangan Balas Dendam Dengan Cara Mengecewakannya Juga
Marahmu, Kecewamu Dan Semua Lukamu Balaslah Dengan Cara Yang Berbeda Dan Itulah Yang Membedakanmu Dengannya
Ketika Ada Yang Menyakitimu Tentu Kau Boleh Balas Dendam Terhadapnya Asal Dengan Cara Yang Menjadikan Dirimu Lebih Baik
Percayalah, Suatu Saat Ketulusanmu Akan Terbalaskan Bukan Hanya Dengan Ketulusan Tapi Dengan Kesetiaan
Semua rasa sakitmu saat ini akan terbalaskan dengan
kebahagian. Selama kau memiliki hati yang tetap tulus maka kelak kau juga akan
ditemukan oleh seseorang yang bisa mencintaimu dengan tulus.
Ketika Ketulusanmu Saat Ini Tidak Dihargai Maka Kelak Akan Ada Seseorang Yang Akan Tulus Mencintaimu
Diluar sana masih banyak yang memiliki ketulusan sepertimu. Walau saat ini ketulusanmu tak dihargai maka kau harus yakin bahwa akan ada seseorang yang akan tulus mencintaimu juga.Suatu Saat Kau Akan Bertemu Orang Yang Akan Selalu Menghargaimu
Kau Akan Ditemukan Oleh Seseorang Yang Juga Memiliki Ketulusan Hati Sepertimu
Ketulusanmu Yang Tak Dihargai Dan Yang Disia-Siakan Pasti Akan Terbalaskan
Tak Ada Yang Sia-Sia, Ketulusanmu Pasti Akan Dibalas Dengan Ketulusan Dan Kesetiaan
Tuesday, 5 September 2017
Yang Kita Inginkan Belum Tentu yang Kita Butuhkan, Maka Jangan Pernah Kecewa Dengan Ketetapan Tuhan
Akan Tetapi kita hidup hanyalah menjalani garis takdir yang telah tuhan tetapkan untuk kita, bukan hidup sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Selalu ada campur tangan tuhan disetiap langkah dan hidup kita, oleh sebab itu kita hanya bisa menjalani apa yang sudah tuhan tetapkan untuk kita.
Tak Perlu Mengeluh Saat Tuhan Tidak Memberi Apa Yang Kita Inginkan, Karena Yang Kita Inginkan Belum Tentu Yang Kita Butuhkan
Semua orang juga menginginkan hidup yang sesuai dengan keinginan mereka. Namun kita hidup bukan untuk semena-mena hidup tanpa ada yang mengatur. Setiap jalan didalam hidup kita sudah diatar oleh tuhan yang maha kuasa.Ketika hidup kita tak sesuai dengan yang kita inginkan, saat itu kita merasa kecewa. Adakalanya kita juga akan mengeluh dengan apa yang telah tuhan tetapkan untuk kita.
Tuhan Hanya Memberi Apa Yang Kita Butuhkan Bukan Apa Yang Kita Inginkan
Kita merasa kecewa karena yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bahkan terkadang kita hanya pintar mengeluh tanpa berpikir bahwa yang kita inginkan belum tentu yang kita butuhkan.Setiap yang kita inginkan selalu berharap dikabulkan oleh tuhan, namun hanya tuhan yang tau mana yang baik dan mana yang tidak untuk kita.
Sehingga tuhan tidak mengabulkan apa yang kita inginkan. Karena tuhan hanya akan mengabulkan apa yang kita butuhkan.
Terkadang Kita Kecewa Terhadap Apa Yang Tuhan Berikan Karena Tidak Sesuai Dengan Apa Yang Kita Inginkan
Siapa pun akan merasa kecewa ketika yang diinginkan tidak menjadi kenyataan. Mengeluh karena keinginannya tidak terkabul, padahal tuhan hanya akan memberi apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.Sehingga ketika yang kita inginkan tidak terwujud maka harusnya kita sadar bahwa tuhan hanya memberikan yang terbaik kepada kita.
Kecewa Dengan Ketetapan Tuhan Padahal Semua Yang Tuhan Berikan Sesuai Dengan Yang Kita Butuhkan
Kita selalu mengeluh dan kecewa terhadap ketetapan tuhan padahal semua yang tuhan berikan selalu yang terbaik untuk kita.Meski tak sesuai dengan apa yang kita inginkan namun semua yang tuhan berikan hanya yang kita butuhkan. Karena hanya tuhan yang maha tahu mana yang kita butuhkan dan yang hanya sekedar yang kita inginkan.
Maka Jangan Pernah Kecewa Dengan Ketetapan Tuhan Meski Tak Seperti Yang Kita Inginkan
Tak perlu mengeluh meski tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Jangan pernah merasa kecewa berlebihan dengan semua ketetapan tuhan walau tak sesuai dengan yang kita inginkan.Tuhan maha tahu mana yang baik dan yang tidak, tuhan juga maha tahu apa yang kita inginkan yang kita butuhkan. Tuhan hanya akan memberi apa yang kita butuhkan dan tuhan pun akan selalu memberi yang terbaik untuk kita.
Selengkapnya: http://duapah.com/yang-kita-inginkan-belum-tentu-yang-kita-butuhkan-maka-jangan-pernah-kecewa-dengan-ketetapan-tuhan/
Cinta Bukan Tentang Seberapa Sempurnanya Ia, Tapi Tentang Kita Yang Melengkapi Dan Menerima Keadaannya
Jika kita cinta, maka kita harus bisa menerima semua yang
ada padanya. Karena cinta itu bukan tentang seberapa sempurnanya dia, namun
tentang bagaimana kita yang harus bisa melengkapi dan menerima keadaannya.
Cinta itu bukan hanya tentang menerima kelebihannya saja namun tentang menerima
semua keburukan dan kekurangan yang ada padanya.Cinta Bukan Hanya Melihat Kesempurnaan Yang Ada Padanya, Namun Bisakah Kita Menerima Apa Adanya
Cinta Bukan Tentang Menerima Kelebihannya, Karena Tugas Kitalah Yang Harus Melengkapi Kekurangannya
Tak Hanya Membanggakan Seberapa Sempurnanya Dia, Tapi Mampukah Merangkul Semua Keburukannya
Tidak Hanya Mencintai Kelebihannya Namun Yang Terpenting Adalah Bisa Menerima Segala Kekurangan Dan Keburukannya
Karena Cinta Mampu Membuat Yang Tidak Sempurna Menjadi Sempurna Asal Mampu Melengkapi Dan Menerima Semua Keadaanya
Berdoalah Agar Menjadi Orang yang Baik Sehingga Layak Disandingkan Dengan Jodoh Terbaik
Jika kau ingin dihampiri kumbang maka jadilah bunga yang
indah, maka kupu-kupu yang indah juga akan menghinggapimu.Jangan Hanya Meminta Agar Diberi Jodoh Terbaik Hingga Lupa Caranya Mendoakan Diri Sendiri Agar Menjadi Orang Yang Baik
Jadilah Orang Yang Baik Sebelum Berdoa Dan Meminta Dipertemukan Dengan Orang Baik
Fokus Memperbaiki Diri Agar Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik Sehingga Layak Dipertemukan Dengan Orang Yang Baik
Yang Terpenting Adalah Pribadi Diri Sendiri Yang Baik Sebelum Meminta Agar Dijodohkan Dengan Jodoh Terbaik
Ketika Selalu Berusaha Menjadi Orang Yang Baik, Maka Kelak Akan Disandingkan Dengan Jodoh Terbaik
Doamu Memberi Keajaiban Disetiap Langkahku
Banyak orang memilki harapan kesuksesan dari berbagai bidang
sampai-sampai terlalu banyak harapan yang dikhayalkan malah bingung
merealisasikan. Ingatlah yang terpenting adalah kita berusaha yang terbaik dan
tidak lupa berdoa. Dan percayalah, disetiap usaha dan doa yang seseorang
lakukan akan ada hasil yang tidak akan mengkhianati.Doa dan usaha tidak dapat dipisahkan. Usaha merupakan ikhtiar kita untuk memperjuangkan suatu cita atau harapan. Doa adalah permohonan, pengharapan seorang hamba kepada sang Khaliq. Dibalik kelebihan-kelebihan yang kita miliki, kita menyimpan kelemaha-kelemahan yang tidak dapat kita tutupi. Untuk itu, kita perlu meminta kepada Allah SWT. Berdoalah dengan penuh kukhusyukan, penuh harapan, tulus, pasrah dan ikhlasUSAHA TANPA DOA ADALAH SOMBONG
DOA TANPA USAHA ADALAH BOHONG
Namun apakah kita selalu berpikir bahwa kesuksesan seseorang tidak akan berbuah jika tidak disertai usaha dan doa?
Doamu Memberi Keajaiban di Setiap Langkahku
Lagi-lagi saya dibuat terpesona dengan keajaiban sebuah doa. Entah kali keberapa Allah mengabulkan doaku doamu dan doa kalian, yang pasti aku merasa Allah akan mengabulkan doa yang memang akan jadi kebaikan untuk perjalanan disetiap langkah hidupku atau sesuatu hal yang dapat mendekatkan diriku pada Allah.
Jadi doa bukan hanya perkara seberapa cepat dikabulkan, namun lebih dari itu. Ia menjelma menjadi kristal-kristal harapan yang cahayanya berisi dari partikel-partikel kebaikan. Lalu jika ada doa yang tidak dikabulkan mungkin ia tidak berisi kebaikan atau dapat menjauhkan kita dari Allah.
Ada sebagian orang yang hidupnya penuh kemudahan dan keberkahan, bisa jadi itu manifestasi dari doa-doa. Doa yang dipanjatkan oleh diri sendiri saja dengan begitu mudah Allah kabulkan. Bagaimana jika doa itu dipanjatkan oleh banyak orang, lalu oleh orang yang hatinya selalu terpaut dengan Allah.
Thursday, 31 August 2017
Hijabmu Mahkotamu
Banyak orang beranggapan percuma berhijab kalau masih melakukan maksiat, percuma berhijab kalau akhlaqnya masih buruk. Padahal berjilbab merupakan hal baik yang bisa muslimah lakukan agar terhindar dari hal-hal buruk. Kalaupun akhlak belum baik seutuhnya namun setidaknya sudah menghindari satu dosa dari dosa yang lain.Bukannya tidak berhijab tidak baik, keduanya memang baik dan Allah tidak melihat hambanya dari yang berhijab ataupun tidak, memang yang terpenting hatinya, namun alangkah lebih baik bisa menjadi perempuan yang berhijab agar bisa terus menjadi pribadi yang semakin hari semakin lebih baik begitu pula hatinya.
Hijab atau jilbab yang menutupi tubuh muslimah merupakan salah satu syariat Allah Ta'ala yang Maha Bijaksana, karena hijab bisa menjaga kehormatan dan kesucian wanita, di samping bisa mengantisipasi terjadinya fitnah dan perbuatan keji.
Hijab atau jilbab adalah kewajiban dari Allah Ta'ala, sungguh Allah Ta'ala telah memerintahkan NabiNya shallallaahu alaihi wasallam agar memerintahkan para wanita muslimah seluruhnya untuk mengenakan jilbab.
{يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا (59)
Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin, "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Al-Ahzab: 59.
{وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ}
Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Al-Ahzab: 53)
ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
Cara yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka. (Al-Ahzab: 53).
Yakni apa yang telah Kuperintahkan kepada kalian dan apa yang telah Kusyariatkan kepada kalian tentang berhijab adalah lebih suci dan lebih baik bagi kalian. (Tafsir Ibnu Katsir).
Sumber:http://oktaviananendini.blogspot.co.id
Editor: http://rumahbelajarcemerlang.blogspot.co.id/
Tuesday, 22 August 2017
Lulusan Sarjana Kok Jadi Ibu Rumah Tangga?
Hingga kini masih banyak yang bilang menunda-nunda nikah dengan alasan,
nikah jadi penghambat mimpi para wanita. Sehingga, tak jarang muncul komentar,
"Siapa suruh nikah dulu, jadi nggak bisa kerja, nggak bisa ngelanjutin
kuliah, cuma jadi ibu rumah tangga padahal sudah sarjana.Ketika banyak yang bertanya, "apa gak sayang kuliah setinggi itu tapi pada akhirnya hanya menjadi ibu rumah tangga?" seorang muslimah sejati tak akan enggan untuk menjawab," I'm a full time mom and wife at home and I love it." - Ahmad Rifa'i Rif'an-Apakah salah perempuan dengan pendidikan yang tinggi pada akhirnya memilih fulltime jadi ibu rumah tangga?. Menurut saya tidak. Yang membuatnya merasa tabu adalah konsep pendidikan formal yang selama ini belum diresapi dengan bijak. Pendidikan tinggi identik dengan karir yang elite. Padahal kuliah adalah satu cara menuntut ilmu guna menunjang tugas-tugas besar di masa depan. Bukan sekedar demi profesi, tapi menjadi ibu yang menginspirasi.
Buat para wanita bergelar sarjana yang pada akhirnya memilih fokus untuk menjadi ibu rumah tangga, atau para wanita bergelar sarjana yang sedang bingung mau tetap berkarir atau tidak jangan bimbang, pilihan melepas karirmu lalu fokus pada rumah taanggamu bukanlah ssebuah pilihan yang buruk.
Menjadi ibu adalah tugas yang tak bisa diremehkan. Itulah kenapa Islam sangat memuliakan posisi ibu sedemikian tinggi. Tidak hanya mencetak prestasi, Tapi juga mencetak hebatnya generasi.
Yang hebat itu adalah wanita bergelar sarjana tapi malah milih jadi ibu rumah tangga. Bukan wanita yang selalu bisa berkarir meski dirinya merupakan seorang ibu rumah tangga.
Banggalah Kamu Yang Bisa Menjadi Ibu Rumah Tangga, Sebab Tidak Semua Wanita Yang Bisa Berkarir Bisa Memutuskan Untuk Melepaskan Karirnya
Banggalah kamu yang bisa memutuskan untuk meenjadi ibu rumah tangga, banggalah kamu yang bisa melepas karirmu saat kamu menempati puncak kesuksesanmu hanya demi memilih merawat dan mengurus suami dan anak-ananya. Sebagian wanita karir diluar sana hanya bisa pasrah karena tak bisa menjadi ibu rumah tangga karena mereka masih belum bisa melepas karirnya.Jangan Takut Sama Pertanyaan “Ngapain Kuliah Susah Susah Kalau Akhirnya Cuma Tinggal Di Rumah?”
Jangan malu sama cibiran orang ngapain dulu kuliah tinggi-tinggi dan mahal-mahal, kalau ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga juga. Kamu perlu tau bahwa menjadi ibu rumah tangga itu juga perlu memiliki pendidikan tingga, karena akan mengajari anak-anakmu.
Ingat ibu yang cerdas juga akan melahirkan anak-anak yang cerdas. Emang kamu mau anakmu menjadi orang bodoh enggakkan. Makanya sekolah setinggi-tingginya, ilmumu tetep gak sia-sia meski kamu hanya bisa menjadi ibu rumah tangga.
Gelar Sarjanamu Tidak Sia-Sia Meski Kamu Memutuskan Sepenuhnya Menjadi Ibu Rumah TanggaGelar sarjanamu tidak akan langsung menjadi sia-sia hanya karena kamu memutuskan untuk sepenuhnya jadi ibu rumah tangga. Menjadi ibu atau istri memang tidak butuh ijazah kayak ngelamar kerjaan, tapi menjadi ibu yang baik kamu butuh punya pengetahuan yang luas. Karenanya jelas bukan gelarm itu tidak sia-sia.
Sarjana Yang Memilih Profesi Ibu Rumah Tangga Itu Memang Luar Biasa, Saat Dia Memiliki Kesempatan Untuk Berkarir Dia Malah Memilih Untuk Berbakti
Wanita bergelar sarjana yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga itu sangat luar biasa dan hebat bahkan bisa dikatakan lebih hebat dari wanita yang sedang duduk di posisi direktur. Hebat rasanya bukan? lulusan sebuah universitas ternama, sudah bekerja disebuah perusahaan yang besar serta memiliki gaji puluhan atau ratusan juta pertahun tapi malah milih menjadi ibu rumah tangga. Dia lebih memilih untuk berbakti ketimabang berkarir, dia sedang ingin menikmati indahnya surga dunia namun tetap menginginkan syurga setelah kematian.Rasanya Memang Eman Bukan? Bila Mengingat Perjuanganmu Untuk Bisa Dapat IPK Tinggi Tapi Ujung-Ujungnya Ngurus Anak
Rasanya emang eman bila mengingat masa-masa kulaih bagaimana usaha kita untuk bisa mendapatkan IPK yang tinggi, dibuat rempong ngurus skripsi sama dosen yang kadang malah bikin ribet tapi pas lulus malah jadi ibu rumah tangga.
Kalau dipikir-pikir emang eman tapi bukankah kebersamaan bersama anak-anak, mendidiknya, menemani pertumbuhannya itu lebih eman. Bikin anak, melahirkan, serta membesarkannya menjadi anak yang tumbuh cerdas dan normal itu susah lo. Lebih susa dan ribet dari cuma bikin skripsi, prestasi yang kita dapatkan dibangku pendidikan.
Waktu Yang Dihabiskan Bersama Keluarga Tak Pernah Ada Yang Sia-Sia, Semua Bergantung Prioritasmu
Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia jika waktmu itu dihabiskan untuk bersama keluarga, merawat suami. Dan ketika kamu memutuskan untuk fokus pada keluargamu saat itu kamu memutuskan untuk menjadi wanita yang sesungguhnya.Menjadi wanita yang menjadi istri bagi suaminya dan menjadi ibu bagi anak-anaknya. Kalau kamu memprioritaskan keluargamu pasti kamu tidak akan pernah merasa waktumu terbuang sia-sia.
Ada cerita, seorang lelaki dengan tulus menggendong ibunya yang lumpuh. Ia memandikan, menyuapi makan, menyucikan dari hadas. Ia ikhlas melakukan itu semua demi bakti seorang anak kepada ibunya. Entah apa yang membuat pemuda itu bertanya kepada Umar bin Khattab dengan pertanyaan seperti ini, "Apakah pengabdianku sudah cukup untuk membalas budi ibuku?"
Jawaban dari Umar sangat mengejutkan, "Tidak, tidak cukup! Karena kau melakukan semua itu sembari menunggu kematiannya. Sementara ibumu, merawatmu sembari mengharap kehidupanmu.
Ayah dan Bunda. Dua manusia keramat yang sangat dimuliakan oleh Allah. Bahkan tak jarang bakti kepada kedua orang tua ditempatkan usai perintah ibadah kepada Allah.
Ibu merupakan manusia keramat yang sangat dimuliakan-Nya. Budi dan kasihnnya tak akan pernah terbalas. Doa seorang ibu adalah kalimat sakti bagi anak-anaknya. Ya benar, doa orangtua tak boleh terabai. Tatkala kau mencium tangan ibu lantas kau ucapkan permintaan," Bu, doakan aku agar segera meraih hajatku." Lalu ibumu mengelus kepalamu sambil mengucapkan doa," Iya, nak. Ibu doa kan semoga hajat baikmu segera terwujud." Yakinlah malaikat-malaikat akan berbondong mempersiapkan diri, semesta pun mempersiapkan diri. Mereka siap menerima perintah Tuhan untuk mendekatkanmu pada suksesmu.
Masihkah kau meremehkan tugas agung itu? Tak inginkah kau menduduki posisi istimewa itu? Menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan yang harus dihormati. Ia tak kalah mulia dibanding para pekerja. Tak kalah hebat dibanding wanita karir.
Sumber : duapah.com dan inspirasi pagi fanpage

























